Resahkan Warga, Balap Liar di Lombok Timur Diberantas Polisi
klik86.com - Lombok Timur – Maraknya aksi balap liar di berbagai wilayah Kabupaten Lombok Timur semakin meresahkan warga. Selain mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan pengguna jalan, aktivitas ini juga berpotensi menyebabkan kecelakaan. Aksi tersebut biasanya dilakukan oleh sekelompok pemuda pada malam hari, terutama selama bulan Ramadan.
Untuk mengatasi permasalahan ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Timur mengambil langkah tegas dengan melakukan razia di sejumlah lokasi yang sering dijadikan arena balap liar. Hasilnya, sebanyak 36 sepeda motor berhasil diamankan dari beberapa titik, termasuk di Masbagik, Montong Gading, dan Labuhan Haji.
Kanit Mintu Polres Lombok Timur, Ipda Evi Dwi Puspa, mengungkapkan bahwa aksi balap liar ini tidak hanya dipicu oleh kenakalan remaja, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti perjudian, kurangnya pengawasan dari orang tua, hingga dorongan untuk mencari eksistensi di lingkungan sosial mereka.
“Kami akan menindak kendaraan yang digunakan dalam aksi balap liar dengan tilang dan penyitaan. Apalagi saat ini bulan Ramadan, di mana masyarakat membutuhkan ketenangan untuk beribadah,” ujar Ipda Evi Dwi Puspa kepada channelntb.com, Selasa (11/3).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa aksi balap liar yang melibatkan adu kecepatan di jalan raya sangat membahayakan, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Oleh sebab itu, pihak kepolisian menerapkan strategi penanganan dengan tiga pendekatan utama, yaitu edukasi, patroli preventif, dan tindakan hukum.
Sebagai langkah edukasi, pihak kepolisian telah mengadakan sosialisasi di sekolah-sekolah serta memasang spanduk imbauan di lokasi strategis. Sementara itu, patroli rutin dilakukan di wilayah yang sering dijadikan lintasan balap liar guna mencegah aksi tersebut terjadi.
“Jika masih ada yang nekat, kami akan bertindak tegas dengan melakukan tilang serta penyitaan kendaraan, terutama yang menggunakan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan warga,” tegasnya.
Meskipun hingga kini belum ada laporan kecelakaan serius akibat balap liar di wilayah tersebut, kepolisian tetap mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
(dan)
