BREAKING NEWS

Kontroversi Dugaan Pemaksaan Penghapusan Video Liputan di Dapur MBG Yayasan Buak Atek Kembang Mate, Kepala SPPG Beri Klarifikasi


klik86.com
- Dugaan penghapusan paksa rekaman video yang dilakukan oleh wartawan Selaparang TV di dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Yayasan Buak Atek Kembang Mate, Desa Rumbuk Timur, Kecamatan Sakra, Lombok Timur, menuai perhatian publik. Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 14 Januari 2025.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Unit MBG Kecamatan Sakra, Agamawan Salim, yang akrab disapa Wawan, memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut. Ia mengakui bahwa dirinya telah menghapus video dan foto milik wartawan, namun mengklaim hal tersebut dilakukan setelah melalui diskusi dan permintaan izin terlebih dahulu.

“Memang benar, saya menghapus rekaman tersebut. Namun sebelumnya, saya sudah menjelaskan alasannya secara baik-baik dan meminta izin kepada pihak wartawan. Walaupun sempat terjadi perdebatan, saya meyakini ini adalah bagian dari hak privasi kami,” ujar Wawan saat diwawancarai pada Jumat, 17 Januari 2025.

Menurut Wawan, larangan peliputan di dapur program MBG merupakan kebijakan yang diinstruksikan oleh pusat. Ia menambahkan bahwa dapur tersebut akan diperkenalkan secara resmi dalam sebuah acara peluncuran dengan melibatkan media. Hingga saat itu tiba, pihaknya meminta agar peliputan di area dapur ditunda.

“Kami menghargai ketertarikan media, namun peliputan di dapur sebelum acara peresmian dirasa kurang tepat. Meskipun begitu, kami tetap memperbolehkan pengambilan gambar untuk dokumentasi pribadi,” jelas Wawan.

Terkait kondisi dapur yang dilaporkan kurang memadai, seperti lantai yang basah dan becek, Wawan menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena dapur baru saja selesai digunakan untuk kegiatan memasak, dan petugas sedang melakukan proses pembersihan.

“Kondisi lantai yang basah adalah hal biasa setelah memasak dan pembersihan. Kami terus berupaya memperbaiki kekurangan tersebut,” terangnya.

Wawan juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas dan melengkapi kebutuhan, seperti Alat Pelindung Diri (APD) dan peralatan lain yang menunjang operasional dapur. Ia menekankan bahwa program MBG saat ini masih berada dalam tahap uji coba.

“Program ini masih dalam proses penyempurnaan. Kami sadar ada banyak hal yang perlu diperbaiki, tetapi kami berjanji untuk memenuhi standar operasional prosedur (SOP) seiring berjalannya waktu,” pungkas Wawan.

(dan)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image