BREAKING NEWS

Lombok Timur Siapkan Kolaborasi Strategis dengan BSI, Pengelolaan Keuangan Daerah Jadi Sorotan


Klik86.com - 
LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur membuka peluang penguatan sistem pengelolaan keuangan dan peningkatan pelayanan masyarakat melalui kerja sama dengan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Regional Office XII Surabaya Bali Nusra. Kemitraan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi berbagai program kolaboratif, terutama dalam bidang keuangan digital, kesehatan, pendidikan, dan kegiatan sosial.

Kerja sama itu resmi ditandai melalui penandatanganan kesepakatan bersama tentang pemanfaatan jasa keuangan perbankan yang berlangsung di Rupatama 1 Kantor Bupati Lombok Timur, Jumat (9/10/2026). Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin hadir didampingi Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik.

Dalam kesempatan tersebut, Haerul Warisin mendorong agar kesepakatan yang terjalin segera diterjemahkan ke dalam program yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Ia menilai, keberhasilan kemitraan tidak cukup diukur dari terlaksananya penandatanganan dokumen, melainkan dari manfaat yang dihasilkan setelah kerja sama berjalan.

Ia meminta kedua pihak mengidentifikasi potensi yang bisa dikembangkan bersama, termasuk penggunaan produk dan layanan BSI untuk menunjang operasional pemerintah daerah. Pembahasan lebih lanjut diperlukan agar setiap bentuk kerja sama memiliki arah pelaksanaan yang jelas dan berkesinambungan.

Bupati juga menyinggung pentingnya tata kelola keuangan yang semakin transparan dan efisien. Melalui keterlibatan BSI, Pemkab Lombok Timur berpeluang memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, perluasan akses layanan perbankan, serta pemanfaatan teknologi digital. Upaya tersebut diharapkan turut memperkecil risiko penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Selain urusan perbankan, Haerul memberikan apresiasi terhadap penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) BSI melalui Baznas RI. Ia berharap praktik kolaborasi dalam pengelolaan dana sosial tersebut dapat menjadi inspirasi untuk memperkuat hubungan dengan lembaga-lembaga lain yang ada di Lombok Timur.

Dukungan BSI terhadap agenda pembangunan daerah juga disampaikan Regional Chief Executive Officer Region Office XII Surabaya Bali Nusra, Muhammad Arif Gunawan. Ia menyatakan bahwa BSI memiliki peluang untuk berkontribusi lebih luas, tidak hanya dalam layanan keuangan, tetapi juga melalui kolaborasi lintas sektor.

Arif menyebut kesehatan dan pendidikan sebagai bidang yang berpotensi dikembangkan dalam kemitraan tersebut. Menurutnya, berbagai program bisa dibahas bersama untuk mendukung prioritas pemerintah daerah, termasuk upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menegaskan bahwa tindak lanjut teknis diperlukan agar kesepakatan yang telah ditandatangani dapat diwujudkan secara nyata. BSI menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dengan Pemkab Lombok Timur dalam merumuskan bentuk kolaborasi yang relevan dan memungkinkan untuk dilaksanakan.

Di sektor kesehatan, BSI turut membuka peluang pembahasan mengenai pengembangan ekosistem layanan, termasuk konsep agen-agen kesehatan. Sementara itu, penguatan digitalisasi dan integrasi layanan menjadi bagian dari upaya BSI untuk menghadirkan akses yang lebih mudah dan mendukung efektivitas pelayanan.

Arif juga menyampaikan bahwa BSI ingin memperkuat dampak sosial melalui kemitraan yang lebih terarah. Ia berharap kerja sama dapat berkembang menjadi inisiatif bersama yang menjangkau berbagai kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan.

Ia mengajak Pemkab Lombok Timur memberikan ruang bagi BSI untuk terlibat dalam upaya kesehatan preventif maupun kuratif bersama komponen pemerintah terkait. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai memiliki peluang untuk memberikan manfaat lebih luas apabila dirancang berdasarkan kebutuhan dan sasaran yang jelas.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, antara lain Kepala BPKAD, Kepala BKPSDM, Ketua Baznas Lombok Timur, Kepala Dinas Kesehatan, direktur rumah sakit daerah, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Lombok Timur.

Melalui kemitraan ini, kedua pihak diharapkan dapat menyusun langkah lanjutan yang konkret. Implementasi program akan menjadi bagian penting untuk memastikan kerja sama perbankan tersebut berkontribusi terhadap peningkatan tata kelola keuangan dan kualitas pelayanan publik di Lombok Timur.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image