Perluas Layanan ke Wilayah Pesisir, PDAM Lombok Timur Siapkan 209 Sambungan Rumah di Jerowaru
Klik86.com - Lombok Timur – Warga pesisir di Kecamatan Jerowaru berpeluang mendapatkan akses air bersih yang lebih baik. PDAM Lombok Timur menyiapkan langkah perluasan layanan untuk menjangkau sejumlah kawasan yang selama ini masih mengalami keterbatasan pasokan air.
Rencana tersebut disampaikan saat jajaran PDAM Lombok Timur menerima audiensi dari KPPI bersama FITRA NTB pada Kamis (18/6/2026). Pertemuan itu diterima langsung oleh Plt. Direktur PDAM Lombok Timur, Soyfan Hakim, didampingi Kepala Bagian Perencanaan.
Dalam audiensi tersebut, PDAM memaparkan sejumlah strategi untuk memperkuat pelayanan air bersih di kawasan pesisir Jerowaru. Salah satu fokusnya adalah memperluas cakupan layanan ke dusun-dusun yang belum sepenuhnya mendapatkan akses air minum layak.
Pada tahun 2026, PDAM Lombok Timur juga akan mengembangkan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM di Desa Sekaroh dan Desa Serewe. Dari program tersebut, ditargetkan sebanyak 209 Sambungan Rumah baru dapat terpasang untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Sementara untuk wilayah yang belum dapat dijangkau jaringan pipa induk, PDAM menyiapkan pola pelayanan alternatif melalui distribusi air menggunakan mobil tangki. Skema ini akan didukung subsidi agar warga tetap memperoleh air bersih dengan biaya yang lebih terjangkau.
Sekretaris FITRA NTB sekaligus Tenaga Ahli Program SPARK Lombok Timur, Hamdi, menyambut positif komitmen PDAM tersebut. Ia menilai rencana perluasan layanan ini menjadi langkah penting dalam menjawab persoalan air bersih yang kerap dirasakan masyarakat pesisir, terutama saat musim kemarau.
“Kami mengapresiasi komitmen PDAM Lombok Timur untuk memperluas akses layanan air bersih di kawasan pesisir Jerowaru. Ini merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang selama ini masih menghadapi tantangan ketersediaan air, terutama saat musim kemarau,” kata Hamdi.
Menurut Hamdi, pembangunan jaringan baru harus diikuti dengan jaminan kualitas dan keberlanjutan layanan. Ia menekankan bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan infrastruktur, tetapi juga pelayanan air minum yang aman, mudah diakses, dan mampu berjalan dalam jangka panjang.
“Yang terpenting bukan hanya pembangunan jaringan baru, tetapi memastikan layanan air minum yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh warga, termasuk mereka yang tinggal di dusun-dusun pesisir yang sulit dijangkau,” ujarnya.
Hamdi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, PDAM, masyarakat, serta lembaga pendamping. Kerja sama tersebut dinilai menjadi kunci agar perluasan akses air bersih di wilayah pesisir Lombok Timur dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.(red)
