Produk Garam Lotim Diminati Investor Asing, Agro Selaparang Perluas Pasar Industri Pangan
Klik86.com - LOMBOK TIMUR – Garam beryodium produksi PD Agro Selaparang semakin mendapat tempat di pasar industri. Perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten Lombok Timur itu kini menjalin kerja sama dengan pabrik pengolahan keju milik investor Italia yang beroperasi di Nusa Tenggara Barat.
Kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa produk garam lokal Lombok Timur mampu memenuhi kebutuhan industri pangan modern yang menuntut standar kualitas tinggi. Pabrik keju tersebut dikabarkan membutuhkan suplai garam secara rutin setiap minggunya untuk mendukung proses produksinya.
Direktur Operasional PD Agro Selaparang, Sapardi, mengatakan pihak perusahaan keju telah melakukan peninjauan kualitas sebelum akhirnya memutuskan menggunakan garam produksi Agro Selaparang sebagai bahan baku.
Ia menjelaskan, untuk menjaga mutu produk, pihaknya melakukan pengawasan sejak proses awal produksi di tingkat petambak. Pendampingan dilakukan mulai dari pengelolaan tambak hingga pengolahan akhir agar hasil garam memenuhi standar industri dan mudah diproses menjadi garam beryodium berkualitas.
“Mutu produk harus dijaga sejak dari sumbernya, sehingga hasil akhirnya bisa sesuai dengan kebutuhan pasar industri,” ujarnya saat ditemui di wilayah Aikmel, Kamis (7/5/2026).
Selain menjaga kualitas produksi, Agro Selaparang juga melengkapi berbagai persyaratan legalitas, mulai dari pengujian laboratorium, sertifikasi halal, hingga Standar Nasional Indonesia (SNI). Menurut Sapardi, legalitas tersebut menjadi faktor penting dalam memperluas pemasaran produk.
Ia menilai tren konsumsi masyarakat kini mulai berubah. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga memperhatikan kualitas dan keamanan pangan yang dikonsumsi sehari-hari.
“Kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat semakin meningkat, sehingga produk yang memiliki standar mutu lebih dipercaya,” katanya.
Bahan baku garam yang diproduksi Agro Selaparang berasal dari sejumlah wilayah pesisir selatan Lombok Timur, seperti kawasan Pijot, Kedome, hingga Pantai Pink. Para petambak di daerah tersebut menjadi mitra utama perusahaan dalam menjaga pasokan produksi sepanjang tahun.
Selain dipasarkan untuk kebutuhan konsumsi dan industri makanan, garam lokal tersebut juga dimanfaatkan dalam operasional unit usaha lain milik perusahaan, yakni produksi es balok. Penggunaan garam dalam proses pendinginan dinilai mampu membantu efisiensi energi saat proses pembekuan air.
Melalui perluasan pasar dan peningkatan kualitas produk, Agro Selaparang optimistis garam lokal Lombok Timur mampu bersaing lebih luas, termasuk di pasar industri berskala nasional maupun internasional.(red)
