Lotim Perkuat Fondasi Pembangunan Desa Lewat Program Desa Cantik di Terara
Klik86.com - Lombok Timur – Komitmen memperbaiki kualitas pembangunan berbasis data kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui peluncuran Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang digelar di Kecamatan Terara, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Terara tersebut dihadiri Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya bersama jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) serta sejumlah pimpinan OPD dan kepala desa.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa pembangunan yang efektif harus dimulai dari data yang akurat di tingkat desa. Ia menilai, selama ini masih terdapat tantangan dalam penyediaan data yang valid sehingga berpotensi memengaruhi kualitas kebijakan yang diambil pemerintah.
Ia menegaskan bahwa desa tidak hanya sebagai objek pembangunan, tetapi juga menjadi pusat pengumpulan data yang menentukan arah kebijakan daerah. Karena itu, penguatan kapasitas desa dalam mengelola data dinilai menjadi kebutuhan mendesak.
“Ketepatan kebijakan sangat ditentukan oleh kualitas data. Jika data tidak sesuai kondisi lapangan, maka program yang dijalankan juga berisiko tidak tepat sasaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga menyinggung pentingnya pemanfaatan data dalam berbagai sektor, termasuk dalam membaca dinamika sosial dan menentukan langkah strategis pembangunan di masa depan.
Kepala BPS Lombok Timur, Sri Endah Wardanti, dalam laporannya menjelaskan bahwa program Desa Cantik bertujuan meningkatkan literasi statistik di tingkat desa sekaligus mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan. Program ini juga diarahkan untuk menciptakan agen-agen statistik di desa sebagai penggerak utama pengelolaan data.
Tiga desa di Kecamatan Terara, yakni Rarang, Rarang Selatan, dan Kalianyar, dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program setelah melalui tahapan penilaian. Ketiganya diharapkan mampu menjadi model pengelolaan data desa yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi NTB, H. Wahyudin, menyampaikan bahwa program Desa Cantik merupakan bagian dari upaya membangun sistem statistik nasional yang kuat hingga ke tingkat desa. Ia juga menegaskan bahwa program ini tidak menambah beban administrasi, melainkan membantu desa dalam menyusun data yang lebih terintegrasi.
Menurutnya, data yang valid akan berdampak langsung pada efektivitas penggunaan anggaran desa, sehingga setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan piagam komitmen Desa Cantik untuk tiga desa tersebut, yang dilanjutkan dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya implementasi program secara resmi.
Kegiatan ini turut dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah dan desa, yang diharapkan dapat bersinergi dalam mewujudkan tata kelola pembangunan yang lebih transparan, terarah, dan berbasis data.(red)
