BREAKING NEWS

Jalur Utama Antarkecamatan di Lombok Timur Terputus Akibat Jembatan Runtuh


Klik86.com
- Lombok Timur – Akses transportasi penting di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, mendadak terhenti setelah sebuah jembatan penghubung antarwilayah mengalami keruntuhan pada Sabtu, 10 Januari 2026. Kejadian ini berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat di Kecamatan Masbagik, Pringgasela, dan Sikur yang selama ini bergantung pada jalur tersebut.

Jembatan yang berada di Dusun Gawah Malang, Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, runtuh sekitar pukul 21.00 WITA. Ambruknya jembatan terjadi secara mendadak dan tidak dipicu oleh hujan maupun cuaca ekstrem. Saat kejadian, kondisi lalu lintas relatif sepi sehingga tidak ada korban jiwa.

Warga sekitar menuturkan bahwa sebelum peristiwa tersebut, kondisi jembatan sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Bagian dasar penyangga diketahui mengalami pengikisan akibat aliran air yang kerap terjadi pada musim hujan sebelumnya. Namun, karena jalur ini merupakan satu-satunya akses cepat antarwilayah, jembatan tetap digunakan setiap hari.

Selain faktor kerusakan struktur, intensitas kendaraan bertonase besar yang melintas diduga mempercepat keruntuhan. Jembatan tersebut merupakan bagian dari jalan kabupaten yang menjadi jalur utama distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

Menindaklanjuti kejadian ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan. Akses menuju jembatan ditutup sementara dan dipasangi pembatas guna mencegah warga melintas di area berbahaya.

BPBD Lombok Timur menegaskan bahwa jembatan tersebut memiliki peran vital dalam menunjang berbagai aktivitas masyarakat, termasuk sektor ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan. Saat ini, pemerintah daerah tengah melakukan koordinasi lintas instansi untuk menentukan langkah penanganan darurat dan rencana perbaikan jangka panjang.

Sementara itu, warga diimbau menggunakan jalur alternatif meskipun harus menempuh jarak lebih jauh. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah cepat agar konektivitas antarwilayah dapat kembali pulih dan aktivitas masyarakat berjalan normal.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image