BREAKING NEWS

Ditahun 2025 BNN Lubuk Linggau, Mencatat ada 24 Residen Pengguna Narkotika Jalani Layanan Rehabilitasi.


Kepala Tim (Katim) Rehabilitasi BNN Kota Lubuk Linggau Heradiana, SKM, MM.


KLIK86, COM, LUBUK LINGGAU – Ditahun 2025 Tim Rehabilitasi BNN Kota Lubuklinggau mencatat ada 24 residen korban penyalahgunaan narkoba yang jalani rehabilitasi baik rawat jalan, rawat inap dan Intervensi Berbasih Masyarakat (IBM).

24 residen terdiri dari wilayah kerja BNN yakni Lubuk Linggau dan Kabupaten Muratara dengan rawat jalan terdiri dengan 17 residen yang langsung ke BNN Lubuk Linggau dan 5 residen melalui IBM yang ada di Kelurahan di Kota Lubuk Linggau dan Rawat inap ada dua orang. Sedangkan paska rehabilitasi ada 25 orang.

Hal itu disampaikan Kepala BNN Kota Lubuklinggau, AKBP Himawan Bagus Riady, S Ssi didampingi Kepala Tim (Katim) Rehabilitasi, Heradiana saat di wawancarai Media, Senin (22/12/2025)

Diungkapkan Hera sapaannya untuk residen rawat inap berada di Kalianda Lampung dan Lido Bogor

Dari segi umur sebagian besar residen yang mengikuti rawat jalan berumur 17 sampai 40 tahun, sedangkan dibawah umur ada dua orang. Sedangkan untuk segi pekerjaan rata-rata kebanyakan Petani, Wiraswasta dan Buruh Tani.

"Dengan residen rawat jalan tersebut kebanyakan pemakai sabu dan ekstasi". Ucap Hera

Dijelaskan Hera, untuk tahun ini kita ditargetkan 36 residen namun yang sudah mengikuti layanan rawat jalan baru 17 orang, sedangkan IBM ditargetkan lima orang, dan kita sudah ada lima jadi tercapai target. Lalu untuk paska rehab di target 25 residen dan yang daftar sudah 25 residen. Sedangkan di tahun 2026 mendatang BNN Lubuk Linggau ditargetkan 15 orang,

"Untuk residen yang rawat jalan langsung di BNN Kota Lubuklinggau, dan di Muratara".

Selain itu bahwa di Lubuk Linggau bertambahnya cafe dan tempat hiburan, dan itu bisa menjadi pemicu bahwa Ditahun 2026 mendatang akan banyak pengguna narkoba.

Namun sebelumnya kita telah sosialisasi di tempat hiburan dan cafe yang ada di kota Lubuk Linggau untuk larangan menggunakan narkoba.

Berdasarkan data yang dimiliki Tim Rehabilitasi BNN Kota Lubuklinggau, ada beberapa penyebab orang terjerembab dalam penyalahgunaan narkoba, diantaranya karena pengaruh lingkungan, kurang harmonis dalam hubungan keluarga.

“Kalau keinginan sendiri itu jarang sekali, kebanyakan penyebabnya karena ajakan teman dan faktor lingkungan,” paparnya

Kendati demikian, Himawan mensyukuri tingginya kesadaran korban dan masyarakat untuk melakukan perawatan supaya terbebas dari cengkraman bahaya latin narkoba.

Lanjutnya, untuk proses pemeriksaan dan perawatan pasien rawat jalan di BNN Kota Lubuklinggau antara lain, tes urine, screning, assesmen, psykologi edukasi, layanan rehabilitasi dan pemberian obat.

Nah bagi masyarakat atau korban penyalahgunaan narkoba yang segan datang ke BNN Lubuklinggau, silahkan datang ke Intervensi Berbasih Masyarakat (IBM) yang sekarang ada enam kelurahan yang sudah terbentuk.

"Enam Kelurahan yakni Kelurahan Waterpang, Cereme Taba, Karya Bhakti, Dempo, Jawa Kanan SS dan Kelurahan Majapahit untuk rehabilitasi kategori ringan, kalau ternyata hasil pemeriksaan di klinik IBM masuk kategori sedang dan berat, nanti mereka akan merujuk perawatannya ke klinik BNN Lubuk Linggau dan IPWL terdekat yang ada di setiap Puskesmas". Tambahnya. (Adi)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image