Koperasi Desa Merah Putih Diresmikan, Bupati Lotim Targetkan Kebangkitan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
Klik86.com - Lombok Timur — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menandai langkah strategis penguatan ekonomi desa dengan meluncurkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes MP), bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi ke-78 yang diselenggarakan di Pendopo Bupati. Acara ini turut terhubung secara nasional dalam peresmian serentak oleh Presiden Republik Indonesia secara virtual, Senin 21 Juli 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, menyampaikan bahwa koperasi harus tampil sebagai garda terdepan dalam mendukung pelaku usaha kecil di pedesaan. Ia menyebut bahwa koperasi desa bukan hanya simbol pembangunan ekonomi, melainkan instrumen nyata dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
“Prinsip koperasi adalah kebersamaan dan gotong royong. Ini bukan sekadar konsep, tapi semangat yang harus dijalankan dalam setiap kegiatan usaha koperasi,” ujarnya.
Bupati menyoroti pentingnya koperasi agar tidak hanya berperan sebagai penyalur bantuan atau lembaga simpan pinjam, tetapi mampu bertransformasi menjadi pelaku usaha produktif yang relevan dengan potensi wilayah masing-masing. Ia mencontohkan sektor pertanian dan pangan sebagai ruang besar yang bisa digarap, terutama dalam mendukung program-program daerah seperti pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.
“Saat kita bicara ketahanan pangan, maka koperasi harus jadi bagian dari solusi, bukan hanya penonton,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar pengurus koperasi menjalankan kelembagaan dengan integritas dan profesionalisme. Menurutnya, keberhasilan koperasi sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan yang mampu membaca peluang dan merancang strategi usaha yang tepat.
“Jangan sampai koperasi justru menjadi beban, apalagi meniru praktik pinjaman yang mencekik warga seperti rentenir. Koperasi hadir untuk memberi kemudahan, bukan menambah kesulitan,” tambahnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lombok Timur, M. Sapoan, dalam laporannya menyebutkan bahwa seluruh desa dan kelurahan di wilayah ini kini telah memiliki koperasi yang berbadan hukum sah. Ia mencatat peningkatan signifikan dari 331 koperasi aktif pada tahun lalu menjadi 585 koperasi pada tahun ini.
“Pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen, dari pemerintah desa hingga lembaga keuangan negara,” katanya.
Tema nasional Hari Koperasi ke-78 tahun ini mengangkat semangat “Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur”, sedangkan Lombok Timur mengusung tema lokal “Sinergitas Gerakan Koperasi Menuju Lotim SMART”, sejalan dengan visi daerah untuk mendorong kolaborasi ekonomi dan pembangunan berbasis potensi lokal.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, jajaran Forkopimda, kepala OPD, pimpinan BUMN dan BUMD, perwakilan Himbara, BPJS Ketenagakerjaan, hingga para kepala desa dan pengurus koperasi dari seluruh wilayah Lombok Timur.
Sebagai bagian dari perayaan, dilakukan pula penyerahan dokumen badan hukum koperasi secara simbolis, serta penyerahan santunan klaim BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta.
Melalui peluncuran Kopdes MP, Pemkab Lombok Timur berharap terciptanya ekosistem ekonomi desa yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan—dengan koperasi sebagai jantung penggerak utamanya.(win)
