BREAKING NEWS

Desa Kembang Kuning Jadi Lokasi Peluncuran Koperasi Merah Putih, Wamen Ferry: “Gerakan Ini Harus Jadi Mesin Ekonomi Desa”


Klik86.com
- Lombok Timur – 3 Juni 2025 - Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, menjadi saksi awal gerakan nasional pembentukan Koperasi Merah Putih. Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI, Ferry Juliantono, turun langsung meluncurkan program tersebut dalam sebuah acara yang dihadiri banyak pihak lintas kementerian dan pejabat daerah.

Acara yang digelar di lapangan desa itu disambut antusias warga dan pemerintah daerah. Turut hadir Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhammad Iqbal, Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya, serta perwakilan dari Kementerian Desa, Kemendagri, Kemenkeu, Kemenkumham, dan Kantor Komunikasi Kepresidenan. Selain itu, para kepala dinas koperasi tingkat provinsi dan kabupaten, camat se-Lombok Timur, serta sejumlah BUMN ikut mendukung kegiatan tersebut.

Dalam pidatonya, Wakil Bupati Edwin menekankan pentingnya koperasi sebagai jembatan ekonomi dari desa. Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah bergerak cepat menyukseskan program ini. Dari total 254 desa dan kelurahan, sebanyak 239 desa dan 15 kelurahan telah melakukan musyawarah khusus membahas pembentukan koperasi. Bahkan, 56 di antaranya sudah memiliki badan hukum, sementara 96 lainnya sedang dalam proses notarisasi.

“Langkah ini menunjukkan keseriusan kami. Kami ingin koperasi tidak hanya berdiri secara formal, tapi benar-benar berfungsi sebagai alat perjuangan ekonomi masyarakat,” ujar Wabup Edwin.

Ia juga menyampaikan keprihatinan atas belum jelasnya status para pendamping koperasi dan UMKM di Lombok Timur yang selama ini bekerja di lapangan tanpa kepastian kerja. Ia berharap pemerintah pusat memberi perhatian dengan membuka peluang pengangkatan mereka sebagai ASN melalui jalur PPPK. Di sisi lain, ia mendorong adanya tambahan anggaran pelatihan dan pendampingan agar koperasi bisa berkembang lebih optimal.

Sementara itu, Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, menggarisbawahi bahwa keberadaan koperasi harus menjadi kekuatan ekonomi rakyat. Ia menyatakan siap mendukung program ini lewat kerja sama antara Pemprov NTB dan Universitas Mataram untuk menyediakan pelatihan manajemen dan tata kelola koperasi bagi pengurus di seluruh desa.

Wamen Koperasi RI, Ferry Juliantono, menilai inisiatif di Lombok Timur sebagai salah satu yang tercepat secara nasional. Ia berharap semangat ini bisa menjalar ke seluruh desa di NTB, dan menjadi contoh untuk provinsi lain. Ia juga mengapresiasi Desa Kembang Kuning yang dinilainya telah memulai langkah besar dalam penguatan ekonomi mandiri berbasis komunitas.

Acara peluncuran ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan kemitraan antara Pemerintah Desa Kembang Kuning dan BULOG serta beberapa BUMN lainnya. Selain itu, dilakukan penyerahan simbolis akta notaris, pengesahan badan hukum koperasi, dan kartu anggota koperasi kepada warga.

Koperasi Desa Merah Putih Kembang Kuning sendiri kini menaungi lebih dari 200 anggota, dan menjalankan berbagai unit usaha seperti gerai sembako, apotek, klinik kesehatan, gudang logistik, layanan pertanian, hingga transportasi lokal — seluruhnya disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat desa.

Program Koperasi Merah Putih ini ditargetkan rampung sepenuhnya di seluruh NTB menjelang peringatan Hari Koperasi Nasional pada Juli mendatang. Pemerintah pusat menaruh harapan besar agar gerakan koperasi ini mampu membentuk perekonomian yang kuat, adil, dan berbasis gotong royong dari akar rumput.(red)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image