BREAKING NEWS

Warga Lenting Daya Dikejutkan Penemuan Jasad Petani di Area Persawahan


klik86.com
- Warga Dusun Lenting Daya, Desa Lenting, Kecamatan Sakra Timur, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang telah meninggal dunia di area persawahan pada Sabtu pagi (08/03/2025). Korban diketahui bernama H. Moh. Irwan Sani alias H. Ishak, seorang petani berusia 62 tahun yang merupakan warga setempat.

Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.30 WITA oleh seorang petani bernama Fadli. Saat melintasi sawah, ia melihat tubuh korban tergeletak di tepi sumur dalam kondisi tidak bernyawa. Tubuh korban tampak membengkak dan mengeluarkan cairan, sehingga Fadli segera melaporkan temuannya kepada Kepala Dusun Lenting Daya, Suharnon. "Saya sangat terkejut melihat kondisi korban. Karena khawatir, saya langsung memberi tahu kepala dusun," ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, Suharnon segera menghubungi pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Sakra Timur langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan menghubungi Tim Identifikasi Polres Lombok Timur guna penyelidikan lebih lanjut.

Dari keterangan para saksi, korban diketahui tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit sesak napas. Salah satu tetangganya, Taufik Azhar alias Opik, mengaku sudah beberapa hari tidak melihat korban, meskipun biasanya ia rutin datang ke masjid untuk salat Jumat. Sementara itu, saksi lain, Amaq Juminah, menyatakan terakhir melihat korban pada Kamis malam (06/03) ketika sedang berjalan menuju sawahnya.

Di sekitar lokasi kejadian, petugas menemukan alat semprot obat yang diduga milik korban. Setelah dilakukan pemeriksaan luar, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Pihak keluarga menyatakan menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Kepolisian membenarkan kejadian tersebut dan memastikan telah melakukan olah TKP serta menggali keterangan dari para saksi. Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans SAR Lombok Timur ke RSUD R. Soedjono Selong untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Kami masih terus mendalami kasus ini untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban," kata AKP Nikolas.
(dan)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image