BREAKING NEWS

Bulog Lombok Timur Percepat Distribusi Beras SPHP untuk Stabilkan Harga Jelang Ramadan


klik86.com
- Lombok Timur – Guna mengantisipasi kenaikan harga pangan menjelang bulan Ramadan, Perum Bulog Cabang Lombok Timur mempercepat pendistribusian beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok serta menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Pimpinan Cabang Bulog Lombok Timur, Supermansah, menyampaikan bahwa distribusi beras awalnya dijadwalkan berlangsung pekan depan. Namun, atas permintaan Dinas Perdagangan, penyaluran dipercepat dan mulai dilakukan pada hari Jumat ini bersamaan dengan Operasi Pasar untuk komoditas cabai.

“Semula distribusi beras SPHP direncanakan minggu depan, tetapi karena adanya instruksi dari Dinas Perdagangan, kami langsung mempercepat penyalurannya agar masyarakat segera mendapatkan manfaatnya,” ujar Supermansah di lokasi distribusi.

Agar proses distribusi berjalan optimal, Bulog bekerja sama dengan PT Pos Indonesia yang akan menyalurkan beras ke 12 titik distribusi yang telah ditentukan. Selain itu, kios-kios serta Rumah Pangan Kita (RPK) yang tersebar di berbagai pasar juga turut dilibatkan guna mempercepat penyaluran beras kepada masyarakat.

“Kami menggandeng berbagai mitra, termasuk BUMN, untuk memastikan beras ini terdistribusi dengan baik dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat,” tambahnya.

Penyaluran beras SPHP ini akan diawasi ketat oleh Satuan Tugas Operasi Pasar (Satgas OP) guna memastikan distribusi berjalan sesuai prosedur dan tepat sasaran. Selain beras premium yang menjadi prioritas utama dalam program ini, Bulog juga menyiapkan kebutuhan pangan lain seperti minyak goreng untuk menjaga stabilitas harga di pasar.

Salah satu pengawas distribusi, Mas Firman, menyebutkan bahwa sebanyak 560 ton beras SPHP telah disiapkan untuk menekan fluktuasi harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga menjelang Ramadan.

“Kami berharap langkah ini dapat membantu menstabilkan harga pangan di pasaran sehingga masyarakat tidak terbebani dengan lonjakan harga menjelang bulan suci,” ungkapnya.

Pemerintah daerah melalui Bulog juga menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan harga pangan serta memastikan pasokan mencukupi agar tidak terjadi kelangkaan yang bisa memicu kenaikan harga.

Dengan percepatan distribusi ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih stabil, sehingga meringankan beban ekonomi mereka dalam menyambut Ramadan.

(dan)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image