BREAKING NEWS

Temui Mendikdasmen, Bupati Lotim Perjuangkan Perbaikan Sekolah Rusak Berat


Klik86.com - 
Lombok Timur — Upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan kembali mendapat respons dari Pemerintah Pusat. Dua sekolah dasar yang mengalami kerusakan berat, yakni SDN 5 Kotaraja dan SDN 1 Jerowaru, dipastikan masuk dalam perhatian Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kepastian itu diperoleh setelah Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, melakukan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, di Jakarta, Selasa (2/6/2026). Dalam agenda tersebut, Bupati turut didampingi Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik.

Bupati Haerul menyampaikan, kondisi sekolah yang rusak berat di Kotaraja dan Jerowaru langsung mendapat tanggapan positif dari Mendikdasmen. Ia menyebut, Menteri telah memberikan arahan kepada jajaran terkait agar penanganan sekolah tersebut dapat segera dilakukan.

“Alhamdulillah, sekolah dasar kita yang rusak berat di Jerowaru dan Kotaraja mendapat respons langsung. Pak Menteri sudah memberikan arahan kepada jajarannya untuk ditindaklanjuti dalam waktu dekat,” ujar Bupati Haerul.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Lombok Timur memaparkan kondisi sejumlah satuan pendidikan yang membutuhkan perhatian serius. Tidak hanya sekolah dengan kategori rusak berat, beberapa sekolah dengan kerusakan sedang juga ikut disampaikan agar dapat masuk dalam program revitalisasi.

Menurut Bupati, dukungan dari Pemerintah Pusat sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembenahan sarana pendidikan di Lombok Timur. Perbaikan ruang belajar dinilai penting agar siswa dan tenaga pendidik dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan lebih aman, nyaman, dan layak.

Selain mendorong perbaikan fisik sekolah, Bupati Haerul juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pemkab Lombok Timur, kata dia, akan terus menyiapkan lingkungan pendidikan yang mendukung proses belajar secara berkelanjutan.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, sekaligus mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

Perhatian Pemkab Lombok Timur terhadap sektor pendidikan terlihat dari capaian indikator pendidikan daerah. Pada 2025, Harapan Lama Sekolah tercatat mencapai 14,08 tahun, sementara Rata-rata Lama Sekolah berada di angka 7,71 tahun. Capaian itu menunjukkan tren peningkatan dari tahun sebelumnya.

Sebelumnya, sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah juga telah terlihat melalui peresmian 87 satuan pendidikan di Lombok Timur yang telah direvitalisasi pada pertengahan Mei lalu.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image