BREAKING NEWS

RSUD dr. R. Soedjono Selong Perkuat Penanganan Stroke Lewat Pelatihan Code Stroke bagi Tenaga Medis


Klik86.com - Lombok Timur - 
RSUD dr. R. Soedjono Selong menggelar pelatihan internal atau In House Training (IHT) mengenai sistem penanganan Code Stroke pada 2–3 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan tenaga kesehatan dalam menangani pasien stroke secara cepat dan terkoordinasi.

Pelatihan tersebut mengangkat tema “Time Is Brain”, yang menegaskan bahwa setiap menit sangat berpengaruh terhadap keselamatan dan pemulihan pasien stroke. Penanganan yang cepat dinilai dapat mencegah kerusakan otak yang lebih luas serta meningkatkan peluang pasien untuk sembuh.

Dalam kegiatan ini, dua dokter spesialis saraf hadir sebagai pemateri utama, yakni dr. Safat Wahyudi, Sp.S dan dr. Christantina Pradescha Assa, Sp.N. Keduanya menyampaikan materi mengenai tata laksana penanganan stroke secara komprehensif, mulai dari pengenalan gejala awal, prosedur aktivasi Code Stroke di rumah sakit, hingga langkah penanganan medis yang harus dilakukan secara cepat dan tepat.

Ketua panitia pelatihan, dr. Suman Yusmeihadiana, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan koordinasi tim dalam memberikan pelayanan kepada pasien stroke.

Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap alur penanganan Code Stroke sangat penting agar proses penanganan pasien dapat dilakukan dengan lebih efisien.

“Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelayanan stroke dapat memahami prosedur yang ada sehingga waktu penanganan pasien dapat dipersingkat,” ungkapnya.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan materi teori serta mengikuti sesi diskusi mengenai penerapan sistem Code Stroke di lingkungan rumah sakit. Diskusi tersebut juga menyoroti pentingnya kerja sama tim lintas profesi dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien stroke.

Pihak direksi RSUD dr. R. Soedjono Selong berharap kegiatan ini dapat memperkuat mutu pelayanan kegawatdaruratan neurologi di rumah sakit. Dengan dukungan tenaga medis yang terlatih serta sistem pelayanan yang terkoordinasi, diharapkan penanganan pasien stroke dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan aman.

Semangat “Time Is Brain” menjadi pengingat bahwa setiap detik sangat berarti dalam menyelamatkan fungsi otak pasien. Oleh karena itu, kesiapan sumber daya manusia serta sistem pelayanan yang efektif menjadi faktor penting dalam meningkatkan keberhasilan penanganan stroke.(aws)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image