BREAKING NEWS

Akses Terisolasi Mulai Terbuka, Jembatan Bailey Kodam IX/Udayana Dipasang di Suela


Klik86.com
- Lombok Timur – Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di Kabupaten Lombok Timur terus dilakukan. Salah satunya melalui pemasangan Jembatan Bailey di Dusun Aik Beta, Desa Perigi, Kecamatan Suela, yang mulai dikerjakan pada Minggu (4/1/2026). Jembatan tersebut menjadi solusi darurat setelah akses utama warga terputus akibat banjir besar beberapa bulan lalu.

Pemasangan jembatan bantuan Kodam IX/Udayana itu disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur HM. Juaini Taofik yang hadir mewakili Bupati Lombok Timur. Hadir pula jajaran kepala OPD terkait serta Kepala BPBD Provinsi NTB Ir. Ahmadi untuk memastikan proses berjalan sesuai rencana.

Putusnya jembatan lama akibat banjir hidrometeorologi pada November 2025 menyebabkan ratusan warga kehilangan akses transportasi. Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari masyarakat, mulai dari sekolah, layanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok.

Sekda Lombok Timur HM. Juaini Taofik menyampaikan bahwa pemasangan Jembatan Bailey merupakan hasil koordinasi intensif antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan unsur TNI. Bantuan ini dinilai sebagai langkah strategis agar mobilitas warga dapat segera pulih.

Ia menjelaskan, jembatan darurat tersebut dirancang memiliki daya dukung yang kuat dan aman untuk kendaraan yang melintas. Meski hanya bersifat sementara, kekuatannya dinilai mencukupi untuk menunjang aktivitas masyarakat selama masa transisi menuju pembangunan jembatan permanen.

Antusiasme warga terhadap kehadiran jembatan ini juga menjadi perhatian pemerintah. Sebelumnya, masyarakat setempat bahkan berinisiatif membuat jembatan sederhana dari bambu secara gotong royong sebagai jalur sementara.

Dengan terpasangnya Jembatan Bailey, sekitar 140 kepala keluarga yang berada di wilayah seberang sungai kini kembali memiliki akses yang layak. Pemerintah memperkirakan aktivitas sosial dan ekonomi warga akan kembali berjalan normal dalam waktu dekat.

Pemerintah daerah diberikan waktu pemanfaatan jembatan selama kurang lebih satu hingga satu setengah tahun. Periode tersebut akan dimaksimalkan untuk perencanaan dan pembangunan jembatan permanen agar kebutuhan jangka panjang masyarakat dapat terpenuhi.

Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi NTB Ir. Ahmadi menegaskan bahwa Jembatan Bailey merupakan aset Kodam IX/Udayana dengan status pinjam pakai. Setelah masa penggunaan berakhir, jembatan akan ditarik kembali untuk digunakan di wilayah lain yang membutuhkan penanganan darurat.

Ia menambahkan, jembatan dengan panjang sekitar 24 meter tersebut memiliki konstruksi yang kokoh dan telah dirancang untuk kebutuhan penanganan bencana di berbagai daerah. Kehadirannya di Lombok Timur diharapkan dapat menjadi penopang utama aktivitas warga hingga infrastruktur permanen selesai dibangun.(red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image